Penderita Stroke Dianjurkan Konsumsi Kacang-kacangan dan Makanan yang Tinggi Antioksidan

26 April 2024, 19:30 WIB
Ilustrasi kacang-kacangan direkomendasikan para dokter./ Pexels @Marta Branco /

KLIKLUBUKLINGGAU.com- Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Tanpa pasokan darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.

Penyakit ini termasuk kondisi gawat darurat uang harus ditangani dengan cepat agar dapat dapat meminimalkan tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan munculnya komplikasi.

Baca Juga: Waspadai 7 Ciri-Ciri Asam Lambung Naik yang Bisa Mengancam Kesehatan Anda!

Selain ditangani oleh dokter, asupan makanan juga dapat mencegah stroke terjadi.

Dokter Spesialis Neurologi dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) dr Mahar Mardjono, Jakarta, Beny Rilianto merekomendasikan para pasien stroke untuk memakan kacang-kacangan karena mengandung antioksidan yang tinggi.

"Kacang-kacangan dianjurkan karena memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan bagus untuk pencegahan stroke di kemudian hari," katanya dikutip dari Antara, Jumat 26 April 2024.

Kadar antioksidan yang tinggi, kata Beny, bagus dikonsumsi untuk menghambat peradangan yang diakibatkan oleh penyakit stroke.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Amerika yang Berperan Melindungi Palestina Diserang Pemerintah, 34 Orang Ditangkap

Selain kacang-kacangan, dia juga merekomendasikan buah-buahan serta sayur-mayur berwarna merah atau ungu seperti apel, anggur, kol ungu, dan bayam ungu, untuk dikonsumsi.

Makanan yang Harus Dihindari

Meski demikian ia mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi jenis buah-buahan tertentu seperti pisang, terlebih pada penderita diabetes, agar kadar gula darah tidak meningkat.

Kemudian Beny juga menganjurkan kepada pasien stroke untuk menghindari makanan-makanan berlemak tinggi seperti gorengan, serta makanan yang mengandung santan.

Baca Juga: Perseteruan Ruben Onsu dan Jordi Onsu Semakin Memanas! Kini Terungkap Sosok Yang Jadi Kompor

Kedua jenis makanan tersebut dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat sehingga risiko serangan stroke dapat meningkat.

"Kalau pernah terkena stroke yang didasari tekanan darah tinggi, maka harus membatasi makanan dengan garam atau yang asin-asin seperti snack yang banyak bumbu itu harus dikurangi. Itu menyebabkan pembuluh darah rentan mengalami tekanan darah tinggi yang berisiko menyebabkan stroke," jelas Beny Rilianto.***

Editor: Rina Sephtiari

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler